Arsip untuk Februari, 2008

Song about affliction

Jika aku dan SMAKBO..

Jalannya telah terputus..

Harus pindah ke skolah lain..

Yang tidak ada remed..

Walau.. sudah 10 juta..

Penuh drita..

Pastikan kita bisa..

Keluar dari neraka.. –> Kau dan Aku, Nidji

Aku mau ee, diremed terus..

Aku mau napas juga remed terus..

Aku mau pipis, aku diremed..

   Ingat Kamu, Maia <— Oh remed, mengapa kau hancurkan, kami semua.. 

(bersambung!)

gila mode : ON!

Tiada komentar »

Waiting for Ayat-Ayat Cinta on Cinema in Bogor

Tinggal 2 hari lagi..

ahaai.. senangnya X)

“AKU INGIN SEPERTI FAHRI!”

Tiada komentar »

Remidial is NOTHING!

Setelah menerima dari beratus-ratus e-mail (boonk, cuma 2 denk!), gw dapet curhatan dari salah satu temen gw yang CURHAT banget tentang nilainya disekolah, remidialnya, dan sebagainya..

Remed teruss..

Bagi sebagian para pelajar, nilai itu sangat MEMBOSANKAN!!

Nilai itu hanya dilihat dari kemampuan otak, tepatnya otak kiri yang hanya bisa membelenggu kerja otak kanan.

Contohnya, pada tulisan ini, dan ini seseorang yang termasuk bosan pada nilai yang terus menerus dipakai oleh sistem pembelajaran siswa..

Padahal ada satu solusi yang pas yang menurut saya perfect walaupun nggak perfect-perfect banget, yaitu melihatnya dari progress belajarnya!

Apa sih definisi belajar? Dari tidak tahu menjadi tahu.

Untuk apa kita belajar? Supaya diamalkan..

Naah! Nilai untuk apa? Hanya untuk menyatakan suatu prestasi saja bukan? Lebih tepatnya daya ingat atau kemampuan otak dalam hal mengingat.

Seharusnya guru, (dalam hal ini saya tidak menyalahkan seorang guru) melihat bagaimana dia menerima pelajaran yang guru berikan. Apakah cepat atau perlahan-lahan? Semua orang sudah tahu, kemampuan anak berbeda-beda.

Ada yang cepat, ada yang lambat..

Pendidikan sekarang cenderung jika ada siswa yang cekap menangkap pelajaran, diandalkan untuk mengajari anak yang tidak mengerti. Bagaimana kalau anak yang cepat belajar itu (A) benci sama yang lambat menerimanya (B)?

Si A malah makin pintar, dan si B semakin bodoh. Mengapa? Ya.. Karena guru sudah menganggap ada yang bisa..

Disini sudah terlihat, kalau kreatifitas tidak dipedulikan..

Hanya nilai.. nilai.. nilai.. dan remidial..

REMIDIAL???

Ya, mungkin pemerintah berfikir bahwa remidial solusi yang bagus untuk perkembangan siswa.. Padahal nyatanya.. Mmm.. tidak sama sekali. Yang ada malah membuat siswa depresi, cemas, dan pesimis melakukan sesuatu. Mengapa saya katakan demikian? Ya, saya juga sudah mengalaminya..

Pokoknya remidial itu membosankan.. Kata-kata remed sudah menjadi bahasa sehari-hari dalam kehidupan para siswa..

Masihkah kita memerlukan sebuah nilai? Dimanakah kata-kata dari tidak bisa, menjadi bisa??

[KESEL DIREMED TERUS!!!]   :((

Tiada komentar »

Waiting for Ayat-Ayat Cinta..

Ayat-Ayat Cinta The Movie

Ayat-Ayat Cinta The Movie

Tinggal menunggu hari, film ayat-ayat cinta akan segera diputar di bioskop..

Memang, premiernya tanggal 18 kemarin di senayan. Aku mikir, buat apa ke Jakarta cuma bela-belain nonton? Toh, nanti juga akan ada di bioskop, walaupun rentang waktu yang cukup lama. 10 hari..

Eniweii, gw sempet kaget waktu liat disini . Ada bajakan ayat-ayat cinta??

Bajakannya dari novel yang menurutku menyentuh berbagai aspek kehidupan?

Astagfirullah..

Yup, memang banyak yang tidak setuju novel ini difilmkan..

nggak tau apa maksudnya..

Yang penting, novel Ayat-Ayat Cinta sudah menjadi spirit baruku dalam menghadapi hidup..

Ayat-Ayat Cinta

Misalnya, ketika aku ke sekolah, aku menjadi lebih sadar. Ke sekolah buat apa sih? Apa gunanya ilmu yang kita pelajari? Diamalkan tidak? Buat apa dapat rangking kalau ada temen satu kelas tidak naik kelas?

Ya benar.. novel ini sangat bagus.. Semoga filmnya bagus juga ya..

Komentar (2) »

Gile band jazz itu mantebh!

Musik Jazz

Setelah baca di postingnya raditya dika, gw ngerasa sebagai pencinta musik Indonesia bangga akan karya anak bangsa. Dengerin lagunya, and feel it! Kamu akan ngerasa kalau musik itu keren. Bisa merubah segalanya..

Misalnya lagi BT gw sempetin buat dengerin iPod, lagunya jazz, nah seketika itu juga gw jadi ngerasa enjoy dan ilang tuh rasa BT. Setelah gw baca di beberapa buku, ternyata lagu jazz itu punya gelombang yang bikin otak mampu bekerja lebih baik dan stabil. Nah tempo lagu jazz itu bagaikan mengendalikan sistem kerja otak kita.

HARMONI MUSIK

Untuk mengetahui mengapa alunan musik berpengaruh pada kecerdasan, ada baiknya kita mengenal musik itu sendiri. Musik memiliki tiga bagian penting, yaitu bit, ritme, dan harmoni. Kombinasi ketiganya akan menghasilkan musik yang enak. Musik yang baik adalah musik yang menyelaraskan ketiganya. Di dalam otak manusia terdapat reseptor (sinyal penerima) yang bisa mengenali musik. Otak bayi pun sudah dapat menerima musik tersebut meski dengan kemampuan terbatas karena pertumbuhan otaknya belum sempurna. Nah, musik merupakan salah satu stimulasi untuk mempercepat dan mempersubur perkembangan otak bayi.

MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI

Jelaslah bahwa bila sejak janin, anak-anak terbiasa mendengar musik-musik indah, banyak sekali manfaat yang akan dirasakan si anak. Bukan saja lebih meningkatkan kognisi mereka secara optimal, tapi musik juga membangun kecerdasan emosional. Selain manfaat kognitif dan emosi, masih banyak lagi kegunaan musik bagi anak-anak. Contohnya, musik dapat meningkatkan perkembangan motoriknya, meningkatkan kemampuan berbahasa, matematika, sekaligus kemampuan sosialnya, dan membangun rasa percaya diri.

Mengingat manfaat musik yang sungguh luas, kini juga mulai dikembangkan penggunaan musik untuk terapi. Dalam berbagai penelitian, diperlihatkan bukti-bukti pemanfaatan musik untuk menangani berbagai masalah; dari kecemasan hingga kanker, tekanan darah tinggi, nyeri kronis, disleksia, bahkan penyakit mental.

(dikutip dari http://denimzine.wordpress.com)

Tiada komentar »

Pindah dari Blogspot ke WordPress!

Waduh..

Akhirnya, gw mutusin untuk pindah site blog gw ke WordPress. Bosen juga ni di blogger!

Kelebihan wordpress.com dibanding blogger.com adalah comment friendly-nya: temen gw gampang berkomentar karena kotak komentar langsung terbuka di bawah posting. Nah! Ini salah satu kesukaan gw : DIKOMENTARIN! Baca entri selengkapnya »

Tiada komentar »

Review Film Love..

“Dari awalnya aja udah Keren”

Tadi gw abis nonton film Love..
You know, This is PREMIERE FILM LOVE!!
hha.. i get it!

Gw emang target banget pengen nonton film ni,, walopun lagi nggak sama ayank, soalnya gw dah tau banget -> Yaitu,,
Kalo aktornya bagus, filmnya juga bagus..
Jadi selama gw nonton di bioskop, yang berkesan tuh kalo orangnya terkenal aja..
Difilm ini ada Acha Septriasa, Darius Sinathrya, Sophan Shopiaan, Widyawati, Laudya Chyntia Bella, Irwan Syah, Fauzi Baadilla.. KOMPLIT! 2 generasi yang beda, dijadiin satu!

Love merupakan Baca entri selengkapnya »

Komentar (2) »