Remidial is NOTHING!

Setelah menerima dari beratus-ratus e-mail (boonk, cuma 2 denk!), gw dapet curhatan dari salah satu temen gw yang CURHAT banget tentang nilainya disekolah, remidialnya, dan sebagainya..

Remed teruss..

Bagi sebagian para pelajar, nilai itu sangat MEMBOSANKAN!!

Nilai itu hanya dilihat dari kemampuan otak, tepatnya otak kiri yang hanya bisa membelenggu kerja otak kanan.

Contohnya, pada tulisan ini, dan ini seseorang yang termasuk bosan pada nilai yang terus menerus dipakai oleh sistem pembelajaran siswa..

Padahal ada satu solusi yang pas yang menurut saya perfect walaupun nggak perfect-perfect banget, yaitu melihatnya dari progress belajarnya!

Apa sih definisi belajar? Dari tidak tahu menjadi tahu.

Untuk apa kita belajar? Supaya diamalkan..

Naah! Nilai untuk apa? Hanya untuk menyatakan suatu prestasi saja bukan? Lebih tepatnya daya ingat atau kemampuan otak dalam hal mengingat.

Seharusnya guru, (dalam hal ini saya tidak menyalahkan seorang guru) melihat bagaimana dia menerima pelajaran yang guru berikan. Apakah cepat atau perlahan-lahan? Semua orang sudah tahu, kemampuan anak berbeda-beda.

Ada yang cepat, ada yang lambat..

Pendidikan sekarang cenderung jika ada siswa yang cekap menangkap pelajaran, diandalkan untuk mengajari anak yang tidak mengerti. Bagaimana kalau anak yang cepat belajar itu (A) benci sama yang lambat menerimanya (B)?

Si A malah makin pintar, dan si B semakin bodoh. Mengapa? Ya.. Karena guru sudah menganggap ada yang bisa..

Disini sudah terlihat, kalau kreatifitas tidak dipedulikan..

Hanya nilai.. nilai.. nilai.. dan remidial..

REMIDIAL???

Ya, mungkin pemerintah berfikir bahwa remidial solusi yang bagus untuk perkembangan siswa.. Padahal nyatanya.. Mmm.. tidak sama sekali. Yang ada malah membuat siswa depresi, cemas, dan pesimis melakukan sesuatu. Mengapa saya katakan demikian? Ya, saya juga sudah mengalaminya..

Pokoknya remidial itu membosankan.. Kata-kata remed sudah menjadi bahasa sehari-hari dalam kehidupan para siswa..

Masihkah kita memerlukan sebuah nilai? Dimanakah kata-kata dari tidak bisa, menjadi bisa??

[KESEL DIREMED TERUS!!!]   :((

One thought on “Remidial is NOTHING!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s