Bapak Blogger Itu, Bernama Prof. Sjafri

Pagi ini dikamar kost, ditengah saya sibuk mengisi Kartu Rencana Studi online satu tweet dari senior saya bang Aha di IPB mengabarkan:

“IPB berduka telah meninggal dunia Prof.Syafri, @bloggeripb @BloggerBogor”.

Innalilahi, langsung kubuka tab Facebook, kebetulan tadi malam saya chat dengan beliau dan ternyata kabar itu benar.

***

Perkenalan dari dunia maya, lebih tepatnya Blogging, saya mengenal bapak blogger di IPB dan Blogor ini. Kopdar pertama saya di Blogor, tepatnya di rumah beliau. Ya, saya sangat ingat itu. 12 Oktober 2008. (https://anggavantyo.wordpress.com/2008/10/12/kopdar-blogor-pertama-kali-bagi-angga-p/) Saat saya belum menapakkan kaki di kampus tempat beliau mengabdi ini, Institut Pertanian Bogor. Beliau yang saya kenal adalah seorang dosen, dengan anak-anaknya yang sudah dewasa semua. Karena itulah saya menganggap beliau sebagai “Blogfather” karena dari seringnya beliau ngeblog dan saya anggap sebagai seorang ayah di dunia blogging ini :’)

img_0007

Kopdar pertama saya, di rumah Prof. Sjafri :’)

Buku Talas Blogor adalah buku karya blogger Bogor yang pernah dibuat. (http://blogor.org/2011/12/27/talas-blogor-dalam-sebentuk-buku/). Saya turut menyumbang tulisan disitu bersama blogger Bogor yang lain termasuk Pak Prof. Sjafri. Mungkin itulah satu-satunya karya saya yang bisa saya kenang setiap mengingat almarhum.

talasblogor

IPB Blogging Day 2012. Pertama kalinya saya mengikuti acara blogging setelah menginjakkan kaki di kampus tempat beliau mengabdi. Saat itu adalah momen saat saya merasakan betapa semangatnya beliau dalam ngeblog, menyemangati kita untuk selalu membuat tulisan di dalam blog, dan tetap menyiarkan kebajikan dalam blognya. Tulisan beliau selalu bermutu.

Dan yang terakhir, kebetulan terakhir kalinya saya bertemu dengan beliau adalah saat kopdar mancing di kolam ikan milik beliau. Hampir setahun yang lalu. Sayangnya disini saya tidak sempat berfoto bersama dengan beliau :( Tetapi dengan mengenalnya saja, dan dengan bertemu kembali dengan beliau sudah membuat saya bangga. Dedikasinya kepada kampus ini, selalu bersemangat untuk: “Syiarkanlah kebajikan walau cuma satu kata, semata-mata karena mengharap ridha Allah” yang tertulis di atas kanan blognya.  Juga pada status facebook terakhir beliau semalam :

“…kejujuran itu indah dan gratis…ketidakjujuran itu buruk…dan pasti ada ongkosnya…”

Pak Ari, dosen IPB yang kebetulan saya mengenalnya mengonfirmasi secara langsung.

Ari Purbayanto: Sempat tidak percaya tetapi nyata bahwa sakarathul maut itu datang menjemput tiba-tiba. Diawal rapat reboan ipb pagi ini Prof Sjafri Mangkuprawira duduk disamping kanan saya dan sempat bersalaman dan sedikit bertegur sapa. Beliau selanjutnya pindah kursi satu baris di depan saya di barisan rektor. Saat akan berdiri menyanyikan hymne ipb bersama, beliau nampaknya mengalami serangan jantung. Selamat jalan Prof Sjafri kami akan selalu mengingat kebaikan bapak….

Meninggal saat akan menyanyikan Hymne IPB.

ujujievsqs9xazc7b3uj

Sir, you deserve more than anything in this university. Selamat jalan, Prof.

9 thoughts on “Bapak Blogger Itu, Bernama Prof. Sjafri

  1. innalillahi wa inna ilaihi rojiun .. kita semua kehilangan sosok beliau .. pada foto acara kopdar di atas, terlihat beliau lagi ngobrol dengan saya .. tadi saya juga ke rumah duka di Bogor .. terima kasih tulisannya Angga ..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s