Sertifikasi Menyelam A1 (Perairan Terbuka) di Pulau Sepa

Bulan Januari ini adalah bulan yang mixed and blended. Di awal bulan, saya disibukkan dengan Ujian Akhir Semester 5 hingga pertengahan Januari. Biasa saja, ujian selalu berlalu dengan cepat. Setelah ujian, barulah kita nikmati hasilnya. Waktu kosong! Benar-benar kontras dengan bulan-bulan awal Januari ini. Waktu liburan inilah yang bikin waktu senggang menjadi makin banyak.

Waktu liburan bagi mahasiswa haruslah dimanfaatkan dengan sempurna. Aktivis? Susunlah kegiatanmu di kampus dengan sempurna. Traveller? Berkelanalah dan jelajahi Indonesia yang indah ini. Blogger? Masuklah kembali ke dunia blogosphere. Kangen keluarga? Pulanglah :) Kan ada keluarga yang menanti di rumah. Tidak salah kok pulang dan hanya di rumah saja bersama keluarga. Karena keluarga adalah segalanya. Begitupun saya yang mencoba menggabungkan semua hal diatas dalam waktu liburan kali ini.

***

Sertifikasi Menyelam (Diving Sertification)

Berbeda dengan olahraga renang, menyelam membutuhkan suatu sertifikat kalau anda telah terkualifikasi dan bisa melakukannya di laut. Menyelam adalah olahraga paling berbahaya ke-3 di dunia, setelah base jumping dan heli-skiing menurut situs Forbes. Kita diharuskan bertahan dari tekanan yang berubah-ubah di dalam air, bersama dengan biota yang mungkin bisa membahayakan nyawa anda. Pelatihannya pun banyak. Anda harus bisa berenang sejauh 200 meter tanpa berhenti, bertahan di laut (water trapen atau floating) selama 10 menit, juga lulus uji teori yang meliputi pengetahuan fisika laut, pengenalan alat, pembacaan tabel selam (US Diver). Ada lagi harus apnea 15 meter, cuma saya  tidak melakukannya karena menurut instructor saya tidak ada. Itu sertifikasi menurut POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) ya… Kalau dirasa udah cukup, barulah berangkat latihan perairan terbuka.

Oh iya, di kuliah saya mendapatkan mata kuliah Selam Ilmiah karena jurusan saya memang Ilmu dan Teknologi Kelautan di IPB. Sehingga pelatihan-pelatihan ini sudah saya dapat tahun lalu. Untuk teori sudah pasti saya masih ingat betul :)

***

Pulau Sepa

Rabu, 22 Januari 2014 saya memulai pelatihan di Kolam Renang Senayan, wilayah Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sebelumnya saya test teori dahulu dengan instruktur saya Jason Suwandi dan dijelaskan mengenai poin-poin yang masih belum bisa saya kuasai. Pelatihan ini meliputi setting-unsetting alat SCUBA (tahu kan SCUBA? Itu singkatan dari self contained underwater breathing apparatus), mencoba alat SCUBA hingga latihan teknik menyelam seperti hovering, mask clearing, dan lain-lainnya.

pulau sepa

Dermaga Pulau Sepa dengan jembatan yang silakan saja melompat dari atas ke laut :)

Sabtu, 25 Januari 2014 saya berangkat menuju Pulau Sepa dari Darmaga 19 Marina Ancol. Kali ini saya takjub dengan kapal yang saya naiki, karena biasanya saya naik kapal kayu! Hahaha perjalanan lumayan bikin mual karena cuaca buruk sehingga kapal seperti sedang terbang diatas air yang bergelombang tinggi. Benar-benar mual, hingga akhirnya saya tertidur pulas karena lagu Zedd yang jedag-jedug, pas dengan irama kapal yang terombang-ambing hahaha…

Saya sampai di Pulau Sepa jam 10.30, kemudian langsung setting alat dan nyemplung ke laut! Saya di tes berenang 200 meter di laut dan floating selama 10 menit. No problem, hanya masalahnya adalah saya lapar :p Setelah selesai tes, kita; 4 orang: Saya, Jason (Instruktur), Alvaro dan Jeffry (teman yang sertifikasi juga) langsung makan dan jam 13.00 langsung nyemplung ke laut. Ini adalah pengalaman pertama saya menyelam karena sebelumnya saya hanya snorkling dalam pengamatan terumbu karang dan ikan di Pulau Pari. Sensasinya? Luar biasa! Karena saya merasakan perbedaan tekanan lebih dari 1 atm, dan itu membuat kuping saya harus segera di ekualisasi agar tekanan air tidak merusak gendang telinga. Penyelaman pertama saya berakhir dengan melihat penyu yang sedang tidur di dekat terumbu karang. AWESOME! 

divelog

1st dive log: Max. Depth: 12,4 meter, Dive Time: 52 minutes, Average Depth: 7,5 meters, Temp: 28°C.

Selam selanjutnya dimulai pukul 15.00, berakhir hingga pukul 16.00. Kali ini saya melihat ular laut secara langsung. Karena saya telah mempelajari Biologi Laut, sehingga yang ada saya menjauhi ular tersebut. Seram! Setelah selam kedua, saya langsung beristirahat di tempat penginapan, sekamar dengan Alvaro. Saya kira Alvaro ini seumuran saya, ternyata lumayan jauh dan dia sudah menikah! Maygat sepertinya saya terlalu tua dalam hal muka dan badan -__-  Saya benar-benar capek, karena kata Jason setelah menyelam gas Nitrogen di dalam tubuh meningkat sehingga jadi capek. Untungnya saya gak sampai kena penyakit Decompression sickness dan Nitrogen Narcosis akibat kegiatan selam ini. Kalau sampai kena, wah gawat!

Hari kedua, kegiatan selam dilakukan pagi sekitar jam 08.00. Saya sarapan tidak terlalu banyak, hanya makan roti dan minum yang banyak. Entah kenapa saya selalu merasa haus setiap nyelam, padahal air yang tersedia di laut banyak :p Beda lah hehe air laut mengandung garam yang didefinisikan sebagai tingkat banyaknya garam atau salinitas. Banyaknya garam dalam satuan gram terlarut dalam 1 liter air. Air laut memiliki salinitas 35 psu (practical salinity unit). Nanti ada kaitannya dengan tekanan osmotik sehingga kita tidak dianjurkan untuk minum air laut. Selam berakhir satu jam kemudian dan saya kembali kelaparan :)

Selesai makan, saya kembali bersiap untuk selam pada pukul 10.00. Kali ini saya sudah lumayan lelah, terutama merasa pusing entah kenapa. Selam keempat ini pun berakhir sejam kemudian dan pusing saya makin menjadi-jadi. Setelah itu, kami mengisi dive-log dan ketahuan, kalau saya mengalami decompression sickness akibat terlalu lama di dalam laut pada kedalaman tertentu. Tapi gak masalah, masih bisa ditahan pusing ini, karena sudah terbiasa pusing dalam kuliah :p

Lalu saya bersiap-siap pulang sekitar jam 13.00 dan pulang ke Jakarta jam 14.00. Pengalaman menyelam ini benar-benar seru, ditambah dengan Pulau Sepa yang bagus banget! Ah kali ini saya mengucapkan terima kasih banyak buat Om Chris dan Tante Linda yang sudah menyediakan segalanya sampai tahap ini. Terima kasih, terima kasih :) Sampai tulisan ini dibuat pun saya masih merepotkan mereka karena numpang menginap di rumahnya hehehe

1495379_10153727303970181_854483951_o

Jason, Saya, Alvaro, dan Jeffry. Brand new Scuba Diver!

Pokonya sertifikasi nyelam di Pulau Sepa, keren bangetlah! Top banget bisa juga buat yang pengen sekedar snorkelingan karena terumbu karangnya deket banget dengan pantainya :)

PS: Never dive alone ;)

One thought on “Sertifikasi Menyelam A1 (Perairan Terbuka) di Pulau Sepa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s