Marine Biodiversity Fieldtrip to Pramuka Island

Gue hitam, semakin hitam. I’m a nigga baby! Man, akhirnya gue tau alasan dibalik hitamnya kulit gue yang hanya sebagian saja. Fieldtrip ke Pulau! Hahaha baru aja 3 bulan yang lalu, gue diving di Pulau Sepa. Disitu kulit gue berubah jadi hitam parah, dan rencananya mau recovery kulit gitu. Nah, kali ini tanggal 12 April 2014 gue bersama teman-teman ITK 48 fieldtrip ke Pulau Pramuka. Gagal deh program recovery kulit! Hahaha… Gue berangkat dari rumah jam 12 malem, dianterin si teteh dan suaminya. Nyampe kosan Ranggi, kita masih aja ngobrol-ngobrol sampai ga sadar udah jam 2 pagi. Langsung aja kita berempat (Ranggi, Gue, Niar, Rifqi) cabut ke kampus naik angkot. Iye, naik angkot jam 2 pagi, ke kampus pula. Hahaha lanjut, kita berangkat naik Truk Tronton TNI-AL menuju Muara Angke untuk lanjut nyebrang ke Pulau Pramuka.

Ada cerita unik disini. Kita naik truk tronton sih emang udah sering banget, nah karena itu kita udah agak kebal dengan ‘dilempar-lempar’ sepanjang jalan. Malah gue tidur sampe sepanjang jalan, sebelum dibangunkan oleh WANGI KHAS MUARA ANGKE. Gile bener, sampe kebangun dari tidur! Hahaha kita sampai Muara Angke jam 5, kemudian melanjutkan perjalanan dengan kapal. Sempet sih selfie-selfie dulu bentar. Terus gue duduk di atap kapal, demi hasrat ingin menikmati indahnya laut :)

 IMG_1598

Disinari dengan sang Surya. Seperti titik, sendiri.

IMG_1547

Sampai di Taman Nasional Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka!

***

Nah, kita sampai Pulau Pramuka jam 10 pagi. Langsung siap-siap untuk fieldtrip. Tugasnya emang unik, gak kaya fieldtrip pada umumnya. Kita disuruh meneliti dan wawancara masyarakat mengenai penjualan ikan hias, terumbu karang, dan pelestarian penyu. Dibagi menjadi 9 kelompok, beserta tugas tambahan, yaitu Scavenger Hunt dan Marine Biodiversity Photo Competition. Kendala utama kita adalah di kamera underwater. Tadinya gue mau pinjam punya Om, tapi gak enak karena mendadak. Terus mau pakai iPhone, tapi sampai sekarang belum kebeli casing underwaternya karena mahal. Yaudah kita berlima (Gue, Niar, Abay, Nanda, Aryo) pergi bareng-bareng untuk scavenger hunt dengan 2 kamera hasil pinjam ke lab alat.

Kita jalan dari Mess ke Dermaga 2. Kata instruktur diving yang ada disitu, daerah sini kurang banyak spot terumbu karangnya. Lalu kita disarankan untuk pindah ke lebih ujung, daerah lumayan terisolir. Jalan terus…. hingga akhirnya kita lewatin batu-batuan beserta pohon mangrove. Nyampe deh di pinggir pantai. Belum apa-apa, si Abay teriak-teriak nemu sesuatu.

Abay: “Eh ada leopard! Keren lho sini fotoin..”

Aryo sama Nanda pakai ADS, langsung nyebur nyari biota yang Abay maksud. Gue nyiapin kamera underwater dan Niar nyiapin kameranya.

Gue: “Mana bay, sini gue fotoin.”
Niar: “Itu siah gey, deket elu…”
Nanda: “Itu octopus siah, keren!”
Abay: “Octopus leopard! Anjir keren banget”

Gue masih sibuk motretin “Octopus Leopard” itu. Sempet kabur beberapa kali, kita terus kejar sampe dia merasa terancam. Nanda ada diposisi seberang gue, Niar sebelah kiri gue, dan kita kaya ngepung hewan ini. Gue liat hasil foto gue, sip udah banyak. Biarin dah lepasin hahaha dan inilah hasilnya…

IMG_5644

Octopus leopard a.k.a BLUE RINGED OCTOPUS!

Blue Ringed Octopus. Biota mematikan yang ada di laut. Masih belum ada obat penawar racun dari ‘saliva’ hewan ini. Benar-benar mematikan.

Its venom is powerful enough to kill humans. No blue-ringed octopus antivenom is available yet, making it one of the deadliest reef inhabitants in the ocean.

….dan kita malah bilang biota ini keren, lucu, dan something leopard.

Bukti kalau hewan ini lagi dalam posisi siaga? Nih buktinya… Cincin berwarna biru!

IMG_5642

Warna biru menyala itu bukti bahwa dia merasa terancam dan bersiap menyerang… Oh God, how stupid kita…

Death never looked so beautiful

Nah, kita awalnya gak tau kalau Blue Ring Octopus itu bahaya. Terus kita lanjutin lagi snorklingan di beberapa spot (kalau ga salah 5 titik). Kita dapet macem-macem, gue nemu Lion Fish, si Nanda nemu Nudibranch, Abay nemu bantal raja, Aryo nemu binatang aneh bernama Kerang Abalon, dan Niar nemu banyak kima. Bener-bener anak lapang! Kita cuma dikasih kamera, udah aja suruh nyari sendiri. Aslilah keren banget hahaha…

Kita taunya Si Octopus Leopard a.k.a Blue Ring Octopus ini gak berbahaya. Pas udah sampai mess, temen gue Indra ngeliat-liat hasil foto kita. Dia nanya kaya gini…

Indra: “Wuih, keren banget ini. Blue ringed octopus. Ngambilnya dari jarak berapa meter?”
Gue: “Deket, sekitar 3 jengkal deh dari kamera. Keliatan makro kan? Hehehe”
Indra: “Bahaya siah, mematikan itu!”
Niar: “Orang si Angga deketin itu octopusnya. Deket banget siah jaraknya.”
Gue: “F*cking id*ot.”

Gue, Abay, Nanda, Aryo, dan Niar diem. Gak ada yang tau kalau blue ring octopus ini bahaya. Karena sepanjang waktu snorklingan, gue cuma waspada sama biota yang satu ini…

IMG_5653

Bulu Babi. Jarak 1 meter aja gue udah langsung ketakutan. Asli serem parah.

Kebodohan yang membawa berkah! Hahaha biasanya gue suka iseng megang-megang biota. Tapi karena kejadian ini, gue gak mau lagi deh asal pegang-pegang. Well, ga semuanya nyeremin kok snorklingan kali ini. Gue bahkan sempet berfoto dengan bantal raja. Bintang laut yang bentuknya seperti  marshmallow besar hahaha keren banget!

IMG_5816

Dan itulah fieldtrip kita. Nggak gitu doang sih, setelahnya kita bikin laporan, poster, presentasi, video, dan ngolah hasil wawancara ke pedangang ikan hias tadi. Presentasi dimulai jam 10, beres jam 2 malem! Dan itu masih salaaaah -__- Perkelompok gak boleh sama datanya. Haiss, mana tadi kita hunting bareng-bareng hahaha akhirnya, kita ngerjain laporan lagi seberesnya dan gue tidur jam 4. Jam 6, langsung lanjutin lagi ngerjain laporan dan ambil data wawancara lagi. Bener-bener fieldtrip paling hardcore selama gue di ITK! Hahaha

Gak selamanya susah, terus susah. Ada kalanya jadi indah. Kaya makan bareng ini :)

IMG_1478

Makan ikan laut! ITK YES!

6 thoughts on “Marine Biodiversity Fieldtrip to Pramuka Island

  1. naturally like your website but you need to test the
    spelling on several of your posts. A number of them are
    rife with spelling issues and I in finding it very troublesome to tell the reality
    however I will certainly come again again.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s