Mengapa Pilih Ilmu dan Teknologi Kelautan?

itk

“Jangan bilang kau memahami laut, jika masih mengeluh karena badainya.” – Danajaya

Bagi sebagian orang yang tinggal di tengah pulau besar, atau nama kerennya anak kota, laut hanyalah tempat untuk melepas penat, beristirahat, dan berekreasi. Terutama bagi saya sebagai orang Bogor, yang jarang sekali mengunjungi laut (sebelum masuk jurusan ITK). Tapi tahukah bahwa dulu Negara Indonesia ini merupakan negara maritim? Indonesia juga merupakan negara kepualuan yang dihubungkan oleh laut. Laut menjadi penting karena memegang peranan utama di negara ini. Jaman dulu, Kerajaan Sriwijaya menguasai nusantara karena letaknya sangat strategis yakni di tepi Selat Malaka yang menjadi persinggahan kapal asing dan menjadi jalur lalu lintas perdagangan India-Cina serta sering dikunjungi pedagang-pedagang dari Persia, Gujarad dan Arab. Lah itu kan dulu, beda dong dengan sekarang. Dulu kan dagang rempah-rempah, sekarang mah dagang online hahaha. Eits, tunggu dulu. Coba dulu lihat komputer/laptop yang kalian pakai sekarang, bisa jadi barang tersebut impor dan pengirimannya dilakukan melalui jalur laut :)

Bicara tentang laut tidak lepas dari yang namanya fenomena yang terjadi diatas dan didalamnya. Pernahkah terpikirkan mengapa perjalanan melalui jalur laut sering terhenti karena faktor alam? Kita tidak bisa bernapas di dalam air sedangkan ikan bisa? Mengapa Paus adalah mamalia dan bukan termasuk ikan? Bagaimana cara mendapat ikan tanpa kita harus menelusuri seluruh wilayah laut? Atau yang paling sederhana, mengapa kita tidak boleh berenang terlalu ke tengah di Pantai Selatan Jawa dan Pantai Barat Sumatera? Maka dari itu penting memahami laut beserta isinya. Semua jawabannya bisa kalian temukan di Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan – Institut Pertanian Bogor.

kelautan ipb

Ilmu dan Teknologi Kelautan; tidak hanya ilmu tetapi juga menggunakan teknologi sebagai aplikasinya.

3 tahun yang lalu, saya memilih jurusan ini karena cita-cita saya yang ingin bekerja di perminyakan, tepatnya di perminyakan lepas pantai. Saya terinspirasi dari seorang teman papa yang bekerja di salah satu perusahaan multinasional dan lokasi kerjanya di Laut Natuna. Awalnya saya ingin masuk Teknik Perminyakan, namun tidak kesampean hehehe lagipula saya hanya ingin masuk IPB (baca: Mengapa Saya Menjadi Mahasiswa IPB). Lalu saya cari alternatif kira-kira apa ilmu yang dekat dengan lepas pantai itu. Terpilihlah jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan sebagai daftar teratas saat seleksi melalui jalur rapor. Perjuangan dimulai dari sini.

***

itk ipb

Diver, Oceanographer, Cartographer, Remote Sensing Specialist, and Engineer

Di jurusan ini, matematika, IPA, dan IPS seperti reuni kembali. Biasanya jurusan lain spesifik lebih banyak belajar di satu bagian saja tidak seluruhnya. Selain itu kita wajib mengambil mata kuliah inter-departemen seperti Meteorologi dan Persamaan Diferensial Biasa. Jadi Matematika + IPA + IPS, lengkap ya hihihi… Kalian juga bakal memahami apa itu mabok laut dan perlahan-lahan akan terbiasa dengan hal itu. Jadi mau ada badai sekalipun, kita harus tetep kuat di laut. Gak heran anak ITK banyak yang berotot dan six pack wkwkwk (sayangnya saya termasuk one pack). Jurusan ini terbagi menjadi 4 laboratorium: Hidrobiologi, Oseanografi (love it!), Akustik dan Instrumentasi Kelautan, dan Inderaja Sistem Informasi Geografis Kelautan. Semuanya ini dipelajari di jurusan ini. Contoh mata kuliahnya saya jelaskan secara global per laboratorium ya hehehe

Hidrobiologi:

Buat yang menyukai binatang laut khususnya mamalia laut, kalian akan senang mempelajari mata kuliah Biologi Laut. Mata kuliah ini banyak belajar tentang biota laut, interaksinya dengan lingkungan yang membentuk suatu ekosistem. Mau gak mau, kita harus berenang di laut untuk tau kehidupan nyatanya si biota itu. Maka dari itu, kita perlu belajar Selam Ilmiah, yang diajari cara berenang yang benar hingga bisa menyelam. Setelah itu, lebih spesifik kita bakal diajari Ekologi Laut Tropis. Nah, disini ini kita wajib fieldtrip ke laut dengan berenang dari pinggir pantai di pulau sampai ke tengah laut! Nah, untuk mempelajari ada apa saja di dalam laut situ lebih detilnya, kita belajar deh di Keanekaragaman Hayati Laut (Marine Biodiversity). Mata kuliah ini akan lebih sempurna setelah kita pelajari lagi Biologi Hewan Laut dan Biologi Tumbuhan Laut. Komplit semua :)

Oseanografi:

oseanografi ipb

Disini kita belajar dinamika ekosistem yaitu arus  gelombang, dan dinamika samudera; tektonik lempeng dan geologi dasar laut; bahan kimia di laut baik yang terlarut maupun suspensi. Dasar ilmu kelautan ini sebenarnya terletak di mata kuliah Oseanografi Umum, karena secara umum dibahas seluruh aspek tadi. Kalian akan mengerti mengapa bisa terjadi pergerakan massa air, mengapa terjadi gempa dan tidak lama terjadi tsunami, mengapa ada musim panen ikan, mengapa dan bagaimana tumpahan minyak di laut harus segera diatasi, dan sebagainya. Setelah itu, barulah dibahas lebih mendalam dan spesifik sebagai mata kuliah: Oseanografi Kimia, Oseanografi Fisik, Oseanografi Bio-Geologi, dan puncak segalanya yaitu Oseanografi Terapan. Bagi yang menyukai tantangan, oseanografi ini adalah bagian yang seru untuk dijelajahi hihi :)

Akustik dan Instrumentasi Kelautan:

instrumentasi kelautan Berbicara mengenai instrumen, tidak lepas dari yang namanya programming dan pengetahuan tentang alat itu sendiri. Dasar-Dasar Instrumentasi Kelautan hingga Instrumentasi Kelautan mengupas total hal ini. Kita belajar programming dengan C++, membuat GUI di MATLAB, belajar mengenai elektronika, dan puncaknya adalah kita membuat alat instrumen sederhana, kapal dengen sensor jarak dan suhu, serta ROV! Itu loh robot jelajah bawah air yang pakai remote dan didalamnya ada kamera. Remotely Operated Vehicle. Keren kan? Abis itu kita juga belajar Dasar-Dasar Akustik Kelautan dan Akustik Kelautan. Disini nih kerennya teknologi. Kita bisa tau keberadaan ikan tanpa harus nyemplung ke laut! Hal ini bisa terjadi tidak lain karena gelombang suara. Pernah denger istilah SONAR kan? Nah itu, hehehe.. Oh iya, gabungan dari semua mata kuliah itu berakhir pada Teknik Deteksi Bawah Air. Ubercool!

Inderaja dan Sistem Informasi Geografis Kelautan:

benoa

Pernah kebayang ga sih kita liat bumi dari satelit? Kalau gak ketutup awan pasti dominan warna biru, ya kan? Nah, di lab ini kita main tuh dengan foto-foto (citra) dari satelit untuk kemudian diproses menjadi penelitian di mata kuliah Dasar-Dasar Penginderaan Jauh dan Penginderaan Jauh Kelautan. Foto itu nantinya memiliki nilai digital pada masing-masing pixelnya. Kita bisa melakukan analisis suhu permukaan laut secara luas dengan sensor thermal pada satelit, pemrosesan kandungan klorofil pada fitoplankton, dan lainnya. Selain itu, ada juga mata kuliah Pemetaan Sumberdaya Hayati Laut dan Sistem Informasi Geografis Kelautan. Mata kuliah ini kita diajari untuk menjadi ahli kelautan sekaligus kartografer lho! Keren kan?!

***

Pada tingkat akhir, setelah mengambil seluruh mata kuliah tersebut kalian bebas memilih minatnya dibidang apa. Misalnya saya mengambil Lab Oseanografi sebagai tugas akhir saya, karena lebih suka mengenai pencemaran laut. Memilih bukan berarti tidak memiliki kemampuan di lab-lab lain, ini hanya pilihan. Boleh kok kalian menjadi asisten di laboratorium lain di ITK ini pada tingkat akhir (salah satunya saya, yang menjadi asisten di 3 lab hihihi). Menjadi asisten juga merupakan sebuah pengalaman, karena akan menjadi lebih dekat dengan dosen-dosen yang ahli dibidangnya. Dosen-dosen ITK udah terbukti deh ilmu dan kontribusinya di bidang kelautan. Sejauh saya kuliah di ITK ini, dosen-dosen ini selalu menginspirasi, bukan cuma mengajar, tapi juga dekat dengan mahasiswanya dan asyik buat diajak curhat hahaha (serius ini beneran kok). Belum lagi buat kalian yang ingin menjadi aktivis, disini ada himpunan mahasiswa yang menjadi wadah untuk kelian berorganisasi yaitu Himiteka. Nah, yang gak kalah pentingnya nih Ilmu dan Teknologi Kelautan ini udah terakreditasi secara internasional oleh Institute of Marine Engineering, Science, and Technology (IMarEST) sampai 2017! Gimana nggak bangga dengan ITK coba?

itk ipb

So, mengapa pilih Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB? Because we’re awesome! #WeAreITK

21 thoughts on “Mengapa Pilih Ilmu dan Teknologi Kelautan?

  1. Sari says:

    If only ITK was as awesome as it is now 18 years ago…
    But hey, I never regret my time there, even if I am not working in any field related to ITK. And I am glad that ITK turns out to be this excellent!
    I was never an assistant in Oceanography Lab, but Pak John. Pak Agus, and everyone in Physical Oceanography Lab (as well as Ibu Murni in Ichtyology Lab) has taught me so many things.
    The most important lesson I got during my 3 years skripsi research in Physical Oceanography (yes, I was one of those mahasiswa abadi who almost got DO’d on the 7th year) is resilience, and never stop asking questions, even if you think you know the answer.
    So I might say I found what I looked for when I entered ITK in 1996, that is to find out what is inside the ocean, what makes it move, what makes it “live”.
    To my juniors, enjoy your time – but don’t take too long to graduate, immerse yourself in ITK, because not many understand the joy of finding out about yourself while learning about the ocean.

    P.S. Do read about Sylvie Earle, she is one of the reasons I keep going and holding on in ITK.

    Like

    • What a beautiful comment from you Mbak Sari. ITK now transformation in system, became strong academical, quality, and creativity. But your experience and explanation about “dont take too long to graduate” is touching me :) I should learn more in my last year of ITK hehe thanks

      Regards,

      Angga Dwinovantyo Marine Science and Technology Bogor Agricultural University

      iMessage/WA/Phone: +62 896 38030 222

      >

      Like

  2. oiga damita says:

    siang kak. aku tertarik sama jurusan ini. tapi aku nggak bisa berenang. apa ada pelatihan utk renang itu sendiri kak?
    trim’s

    Like

  3. Hai kak angga , tulisan tentang ITK-nya sangat menarik. Sy ambil prodi ini dan sekarang masih TPB. Kka kan udah lulus , saya mau tanya lulusan ITK kebanyakan terjun kemana kak?dan bagaimana prospek kerja sesuai yg kk rasain?oya kalau ITK dihubungin sama entrepeneur nanti lulus cocoknya usaha apa ya kak? Terimakasih

    Like

  4. senly says:

    Assalamualaikum ka angga, saya senly mau bertanya kalo misalkan mau masuk jurusan ilmu dan teknologi kelautan itu harus jago dalam pelajaran apa di SMA nya?

    Like

  5. arnol dwi suharman says:

    Kak. Saya baru masuk kuliah ni. Di univ mulawarman. Tapi jurusan ITK masih konsentrasi. Apakak sama dengan prodi intinya?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s