Hari-Hari Terakhir

Hai, apa kabar kalian para Mariners? Sudah bebas ujian tengah semester ya? Pulang kampung kah? Atau masih sibuk mengurusi revisi laporan PKL? Kalau gue sih keduanya. Eh iya lupa, kampung gue kan di Bogor, hehehe…

Kadang gue suka mikir, gimana ya rasanya hari-hari di kampus tanpa kalian? Terutama ketika gue lagi di lintang, atau duduk di kantin rege bokep, atau pas lagi makan di BC. Rasanya pasti beda, gak ada ketawa lepas lagi, saling menghina, saling menjatuhkan. Tapi anehnya kok kita jarang ya tersinggung? Apa benar seperti yang dikatakan dosen kalau kita memang susah serius? Ah tidak juga, kita bisa kok membuat sesuatu dari ketidakseriusan kita ini… hahaha kapal, ROV, pameran foto, dan sebagainya bisa kita buat kan?

Kita akan berpisah 7 minggu lagi, kemudian kita UAS selama 2 minggu. Setelah itu? Tidak tahu. Semester 8 kita udah susah bareng-bareng lagi. Gue bakal magang penelitian di Jakarta, peluang ketemu kalian pasti semakin berkurang. Kalian juga pasti sibuk untuk penelitian. Gue hanya akan sering mendengar kabar kalian dari grup line, atau whatsapp, atau facebook, atau juga di timeline twitter. Padahal dulu, kalau mau bertemu tunggu aja di lintang, nanti juga ketemu. Gitu kan?

Mariners, kita memang udah bareng-bareng dari awal. Departemen lain waktu semester 1 belum bareng-bareng, eh kita udah satu kelas di Fisika Dasar 1. Memang sih akhir dari nilai Fisdas 1 ini ancur, tapi sisi positifnya disini gue pertama kenal kalian dari masih cupuuu banget sampe gue tau kalau Dea sama Aryo itu pernah jadian. Selama hampir 3,5 tahun ini, kita banyak berubah ya :) Bukan cuma rambut Zahra yang tiba-tiba lurus aja, tapi ada juga Dyana yang udah pake kerudung, Ranggi dan Nico yang tiba-tiba ngikutin sahabatnya jadi buncit juga, sampai udah banyak yang berpasangan. Eh iya, tapi tetep ya si Uswah tidur mulu kalau dikelas. Haih -__-

Manusia itu memang hakikatnya akan berubah, linear dengan waktu, menuju yang lebih baik. Begitu pula dengan kita. Jangan sampai di hari nanti kita pura-pura tidak mengenal satu sama lain ya? Karena kita satu Almamater. Kita pernah sama-sama diajar Pak Purba yang disiplin banget, sampai Bang Begin dan Pak Natih yang selow abis, pernah makan di BC bareng-bareng, pernah nginep di bengkel bareng-bareng juga. Kita juga pernah dimarahin Pak Trip bareng gara-gara pada telat. Oh iya, jangan lupakan tragedi nyontek pas ujian dan diambil hapenya sama Pak Manik ya, hihi. Pulau Pari, Pulau Payung, Pulau Pramuka, Indramayu, Karangantu, Danau Situgede, kali di jembatan Yasmin, sampai Pelabuhanratu pernah kita datengin bareng-bareng. Moment paling indah itu ya saat di Pulau Payung; disitu kita seperti diajar jadi orang susah ya. Semua tempat yang kita kunjungin pasti punya makna dan cerita masing-masing.

Akhirnya, kita semua akan lulus. Dan mencari tempat lain untuk melanjutkan hidup kita.

Mencari kehidupan selanjutnya, bertemu dengan orang lain.

Kita akan terpisah, dengan dimensi jarak dan waktu.

Gue doakan, kalian semua bisa sukses di jalannya masing-masing. Gue akan terus memanggil kalian keluarga. Gue gak akan lupa ketika Ibu gue meninggal, hampir semua dari kalian datang ke rumah gue. Rumah jadi ramai, betapa pedulinya kalian dengan gue. Gue gak akan bisa bayar itu dengan apapun, hanya ucapan terima kasih dari hati paling dalam.

Ah air mata.

Semoga di hari-hari terakhir ini, kita terus bisa bersama-sama ya.

Doakan gue, untuk bisa melanjutkan kuliah di luar negeri, dan menjadi seperti dosen pembimbing skripsi gue… Kalian sudah tahulah itu apa, agar gue bisa terus menyambut kalian di kampus ini. Ketika kalian rindu akan masa-masa ini.

Keluarga ITK 48.

***

Buat keluargaku: Jeffry, Indah, Santi, Mile, Asia, Ayu, Agoy, Niar, Mus, Dede, Bili, Nico, Tanto,  Nuris, Icha, Dyana, Liva, Uswah, Ratna, Boti, Rasel, Chayo, Echa, Zahra, Cheri, Endang, Jembreng, Tyo, Nuzha, Ranggi, Nune, Husnul, Indri, Beben, Adit, Yanto, Muti, Wacon, Amin, Desa, Aris, Ewok, Lexa, Stipen, Ofa, Fira, Ami, Ita, Ipeh, Kiki, Widya, Reno, Damar, Om, Mahes, Tomo, Indra, Jihad, Dea, Nanda, Tiwi, Wahid, Aryo, Ate, Frida, Mapres, Abay, Rahmi, Mustami, Sena, Rika, Uta, Ucup, dan teman ITK yang sudah keluar lainnya.

Salam, keluarga kalian yang tidak memiliki status, namun lebih peduli dengan kalian semua.

3 thoughts on “Hari-Hari Terakhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s