Quote

Untukmu yang Berada di Balik Pintu

Hai… Aku sedang di depan rumahmu. Aku berdiri disini tanpa ragu. Hanya saja, Sang Waktu menyuruhku untuk terus mengucap tunggu.

Aku menginginkan mengetuk pintu rumahmu itu dengan segera. Bertemu dengan Ayah dan Ibumu untuk meminta restunya. Hanya beberapa langkah lagi untuk mencapainya. Tenang saja, tak ada pintu lain yang akan kuketuk, bahkan hanya sekedar melihatnya dari jendela.

Aku ingin mengatakan ini di depan wajah indahmu bahwa tempat di depan akulah yang aku ingini. Aku tidak akan pergi, karena masih banyak yang harus aku lalui. Aku hanya ingin kau bersabar karena kita harus mengejar  dulu semua mimpi. Setelah kita selesai dengan mimpi, segera kau  akan kuhampiri.

Rasanya, aku masih takut jika kau tidak bersabar, dan bersedia membuka pintu kepada siapa saja dengan segera. Banyak pria diluar sana yang bersedia kapan saja. Aku memang pencemburu, terlebih itu mengenai dirimu, namun aku percaya. Kau hanya membukakan pintu itu kepadaku untuk menutup kepada yang lainnya.

Seperti yang aku bilang, dalam waktu dekat ini aku tidak akan berkata. Aku akan melangkah ke depan pintumu itu sedikit demi sedikit. Satu langkah berarti satu mimpi kita terlaksana. Hingga akhirnya siap mengetuk pintumu dengan rasa bangga.

Sabarlah, Tunggulah, aku sedang memperjuangkan ini dan akan membawamu cinta.

***

Puisi ini merupakan jawaban dari puisiUntukmu yang Berdiri di Depan Pintu

One thought on “Untukmu yang Berada di Balik Pintu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s