TED 2, Belajar Menjadi “Manusia”

Ada satu film yang saya tonton hari ini, TED 2. Film komedi yang penuh dengan kekocakan antara si boneka beruang dan John, thunder buddies for life. Genre film ini cenderung 18+ comedy karena banyak sekali “F words” yang digunakan dan itu seru! Hahaha

  
Saya tidak akan menjelaskan bagaimana plot film ini, juga bagaimana penilaian terhadap film ini. Yang saya ingin sorot adalah… Bagaimana kita bisa diterima masyarakat sebagai “manusia”? 

Ted must prove that he is “human” in a court of law…

Menjadi manusia adalah berkah. Kita adalah satu spesies, tidak peduli apa warna kulit, seberapa kaya kita, dan apapun paras muka kita. Manusia tetap manusia, butuh kasih sayang, butuh dihargai.

Dalam film ini, ketika Ted Clubberlang meminta pengacara untuk membantu dia dalam persidangan, dia terkendala oleh satu permasalahan.

Sosial.

“Kau ingin menjadi manusia dimata hukum, itu sulit didapat, sekalipun bagi manusia (lainnya). Yang terpenting tentang menjadi manusia adalah membuat kontribusi kepada masyarakat. Saling membantu sesama manusia. Kau belum pernah melakukan itu.”

Apa yang sudah kita perbuat untuk masyakat? Pantaskah kita disebut manusia?

  
Well, I’m totally screwed here. I’m not completely and deserve as a human.

One thought on “TED 2, Belajar Menjadi “Manusia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s