Sebentar Lagi Wisuda

Kurang dari satu bulan lagi, saya akan wisuda sarjana. Memang, wisuda hanyalah sebatas seremoni, terlebih wisuda sarjana (biasanya) hanya dilakukan sekali seumur hidup. Wisuda adalah prosesi sakral, banyak emosi yang terlibat; suka, haru, bangga, dan air mata. Air mata, ya… Air mata. Air mata haru, air mata bangga, dan air mata kesedihan…

…bagi sebagian orang.

Wisuda bagi saya adalah suatu hal yang sangat istimewa. Tidak pernah terpikirkan sebelumnya, saya akan menjadi sarjana di kampus yang besar ini. Saya hanyalah putra daerah (Bogor) yang tidak percaya bisa lulus di kampus kebanggaan orang Bogor ini. Dulu saya melihat IPB adalah sebuah kampus yang rasanya sulit untuk digapai, hanya orang-orang pintar yang bisa berkesempatan berkuliah disana. Tetapi, ditanggal 9 September 2015 nanti, saya resmi menjadi alumni IPB. Masih tidak percaya.

Berkesempatan wisuda periode pertama adalah suatu kesempatan yang istimewa, mengingat jurusan saya (Ilmu dan Teknologi Kelautan) dikenal sebagai jurusan “sulit lulus 4 tahun”. Tapi ternyata, kembali lagi ke niat dan usaha masing-masing. Man Jadda Wajada.

Lalu, apa air mata kesedihan di wisuda ini?

Almarhumah Mama. Tidak tahu nantinya bakal seperti apa saya saat dipanggil maju menghadap rektor, tali pada toga dipindahkan, dan diberi ucapan selamat oleh dekan, ketua departemen. Tanpa ada beliau yang duduk dibangku orang tua, dan menyaksikan anaknya menjadi sarjana adalah hal yang harus saya terima. Memang, rencana Allah adalah yang terbaik. Umur almarhumah Mama gak sampai di hari nanti saya wisuda. Saya hanya sedih, gak bisa membuat orang yang paling mulia di hidup saya ini melihat saya berhasil menjadi sarjana.

Saya tidak bisa melanjutkan tulisan ini. Air mata kadung mengalir deras.

Ma, tetap lihat Aa ya, terus pantau setiap aktivitas Aa dari sana…
Doakan setiap langkah Aa selalu diridhoi Allah SWT. Banyak sekali hal berat yang harus dilalui tanpa Mama. Semoga Aa kuat ya Ma, tetap semangat. Perjalanan Aa masih sangat jauh.

Aa kangen Mama. Aa selalu kirim doa untuk Mama.

8 thoughts on “Sebentar Lagi Wisuda

  1. Wisuda menjadi indah apabila dilakukan bersama dia yang kamu suka. sebut saja Bunga, teman satu departemen sahabat mu yang cantik jelita. Iya, itu saya. Saya yang cantik jelita tentu saja bukan Bunga HAHAHAHAHAHHA :p

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s