Menikmati Masa Muda

Sesungguhnya post ini dibuat ketika gue sedang gak ada kerjaan dan iseng merapikan file dalam PC gue (yang menghabiskan waktu 6 jam!). Karena dalam 2 hari ini hidup gue sangatlah bebas, walaupun di hari Senin nanti ada tugas review jurnal dan buku. Berawal dari iseng ngajak teman kuliah untuk membantu dan sharing mengenai skripsinya yang tak kunjung selesai, hingga dalam beberapa hari kedepan gue akan berada di bebeberapa tempat yang gak pernah gue kunjungi sebelumnya. I am so excited and can’t wait for that! Oke, pembukaan paragraf kali ini payah, karena masih aja curhat.

Sebenarnya apa yang mendasari gue menulis judul seperti itu? Hal ini terkait pembicaraan gue dengan seseorang, ketika membicarakan tentang “Kapan Angga nikah? Kapan punya anak? Kapan kapan kapan yang lainnya”. Gue ngobrol serius tentang hal yang satu ini, karena rasanya pertanyaan ini selalu berulang-ulang diusia gue yang tergolong masih muda ini. Banyak alasan untuk menjawabnya, satu yang fundamental memang karena belum ada pasangannya sih, hehe… Tapi bukan itu, bukan karena itu. Masih banyak hal yang harus gue kejar untuk memuaskan cita-cita gue, impian gue, sesuatu yang harus gue raih, sebelum nantinya selesai dan terbatas karena “ada istri dan anak menunggu di rumah.”

Gue sebut itu passion. 

Kalau kata wikipedia, passion itu (from the Greek verb πασχω meaning to suffer) is a very strong feeling about a person or thing. Passion is an intense emotion, a compelling enthusiasm or desire for something. Apalah itu panjang sekali artinya, intinya adalah keinginan akan sesuatu yang sangat besar. Mungkin versi gue diubah dikit: keinginan akan sesuatu yang menyenangkan.

Passion

Contoh passion: menulis, menjelaskan; berbagi ilmu.

Kalau dulu mungkin namanya cita-cita, tapi bagi gue cita-cita adalah sesuatu yang kepengin, tapi kayak ngambang aja gitu. Tapi namanya cita-cita pasti pengen dikejar. Nah kepenginnya itu sama seperti passion. Gue sangat menikmati proses saat ini karena gue terus belajar-belajar-dan-belajar sesuatu yang gue suka, walaupun rasanya itu sulit. Jelas, belajar memang butuh proses, dan gue terus mengejar itu terus hingga gue passion dikegiatan gue saat ini. Contoh kasus lain, teman gue passion di menulis. Hingga saat dia lulus, dia langsung menjadi jurnalis. Saat gue tanya gimana rasanya jadi jurnalis? Bukannya capek ya? Dia menjawab dengan santai dan tenang, capek sih… Tapi seru kok. Karena passion.

Nah kaitannya dengan menikmati masa muda, kita jadi lebih fokus untuk melakukan apa yang kita mau dulu. Mumpung masih muda dan belum ada yang dipikirkan.

Selain karena passion, menikmati masa muda juga dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya menikmati keindahan Indonesia dengan jalan-jalan! Tapi kadang suka salah caranya. Misalnya yang lagi rame, semboyan “my trip, my adventure” seolah sangat nyata dikehidupan anak muda. Namun sebenarnya intinya salah sih, ke suatu tempat untuk foto, kemudian upload di sosmed, inti dari perjalanannya dan menikmati keindahan alamnya hilang karena “kepingin pamer”. Itu yang kudu dibenahi.

Itu pilihan. Terserah kalau gak setuju hehe… Pikir gue, selalu kalau sudah tua nanti, kapan lagi ada kesempatan untuk mewujudkan mimpi untuk melihat dunia sendiri?

Dalam 2  minggu kedepan, gue akan berada di Teluk Banten untuk mengasisteni para junior praktik lapang di Teluk Banten. 2 hari setelahnya, gue akan bersiap presentasi di Banda Aceh.  For the first time gue menginjakkan kaki di Pulau Sumatera! Biar uang sangat pas-pasan, namun rasanya patut untuk dijalani. Perjalanan solo traveling adalah perjalanan sambil berjalan, yang mendewasakan, yang mampu membuka mata. In shaa Allah, gue akan ke KM 0 Indonesia, sebagai starting point untuk menikmati keindahan Indonesia dan dunia lainnya. Doakan sehat ya, readers.

Hidup ini selalu tentang pilihan. Bebas, mau apa saja. Mau mengikuti aturan nikah muda dengan urutan sekolah-kuliah-kerja-nikah? Monggo. Atau mau langsung nikah setelah lulus kuliah padahal skripsi belum selesai? Biar anak ketika dewasa nanti kita tidak terlalu tua? Monggo. Hanya sekedar mengingatkan, umur rahasia Allah.

***

Jadi sebaiknya kita menikmati dululah masa muda. Gak perlu terburu-buru, lempeng aja…

3 thoughts on “Menikmati Masa Muda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s